Selasa, 08 April 2014

Ingin Merasakan Kembali Keunikan Rasa Mi dan Martabak Aceh


Banyak tempat yang sudah aku kunjungi untuk mendapatkan pengalaman pariwisata yang menyenangkan dan tidak terlupakan, tapi sayangnya dari semua tempat tersebut semuanya berada di pulau Jawa, tentu karena aku merupakan asli dari Jawa. Meskipun begitu tetap aku usahakan untuk berpariwisata ke belahan Indonesia lainnya yang berada diluar Jawa, meski hanya lewat video/foto, maupun makanannya itu merupakan langkah yang baik untuk merasakan ke bhineka tunggal ika di Indonesia tercinta ini.


Aceh merupakan salah provinsi yang lokasi di ujung NKRI, memiliki banyak sekali potensi didalamnya, dan yang ingin aku bahas disini adalah keanekaragaman kuliner yang ada diAceh, mari kita wisata kuliner di Aceh yang terkenal dengan rempah-rempah yang menghasilkan rasa asem, manis, pedas jadi satu didalamnya. Awal mual aku tertarik dengan makanan Aceh adalah ketika diajak ke pesta ulang tahun temanku untuk mampir kerestaurant spesial makanan Aceh, dan saat itu di menunya banyak kulihat aneka mi Aceh dengan beragam pilihan variasi, akupun berpikir apakah Aceh terkenal dengan minya. Kucob salah satu variannya, yaitu mi seafood aceh, karena aku suka seafood terutama cumi. Setelah mencobanya, memang benar-benar beda dengan mi yang selama ini kurasakan, mie yang biasa kurasakan rasa cabe, bawang,garam, merica saja. Berbeda dengan mi Aceh yang kurasakan kental dengan beragam rempah-rempah yang aku tidak tahu apa saja komposisinya.



Aku termasuk orang yang suka dengan makanan pedas, mi Aceh seafood sudah ditangan siap untuk dimakan, sekilas dari warna dan teksturnya mirip dengan kuah nasi padang yang juga sering aku pesan, tapi dari aromanya jelas berbeda, belum pernah aku rasakan aroma masakan seperti ini, benar-benar baru dan menggoda aku untuk mencicipinya. Pemasukan pertama, kurasakan dengan lidahku, kunyah baru telan, yumiiii..., aroma kayu manis, rasa unik dari paduan bumbu yang kuat ditambah kekenyalan dari cumi yang membuat pengalaman makan ini menjadi luar biasa, makin lama makin enak, untungnya porsi tiap orangnya termasuk dalam jumlah besar, jadi satu piring ini cukup memenuhi isi perutku yang mulai habis. Disampingku ada temanku yang juga memesan mi Aceh seafood, bedanya dia menggunakan kepiting sebagai pendamping minya. Asik juga rasanya, lihat usahanya untuk memecah cangkang kepiting untuk dikombinasikan dengan mi Acehnya tersebut, dari wajahnya terlihat dia sangat menikmati sekali apa yang telah dia makan, dan ternyata di memesang 2 macam menu, selain mi tersebut kulihat ada hidangan lain disampingnya, dilihat sekilas itu adalah telur dadar, apakah yang membuat telur tersebut berbeda.



Potongan pertama telur dadar kurasakan, dan yang aku rasakan dilidahku adalah rasa kelapa, oh... jadi inilah yang membuat terlur dadar khas Aceh itu unik, karena ada campuran kelapanya. Telur dadarnya memiliki rasa gurih karena parutan kelapa tadi yang setebal hampir setengah centi. Selain gurih karena ada campuran kelapanya, seperti martabak, ada potongan berbagai macam sayur-sayuran dan daging yang juga bisa menggoyang lidah, dan kombinasi rasa ini belum pernah aku rasakan. Aku harus berterimakasih pada temanku tersebut yang mengajak aku untuk makan di rumah makan Aceh ini.

Sebelum pulang aku sempatkan untuk cek menu, selain mi dan nasi goreng menu apa lagi yang masih asing, ternyata ketemu ayam tangkap, wah siap-siap buat acara makan selanjutnya, ayam tangkap adalah tujuanku di rumah makan Aceh selanjutnya.

Sumber gambar :
indonesiaindahku.blogspot.com



7 comments:

Reza Kurniawan mengatakan...

bang, martabak 3 telor ya ?
*pesen*

http://musikanegri.blogspot.com/2014/04/gunongan-bukti-cinta-sultan-kharismatik.html
komentarnya ditunggu

Aceh Planet mengatakan...

Mantap Banget Tulisan ya.
Destinasi Lengkap Aceh cuma Ada di : http://acehplanet.com/

Cek Ly mengatakan...

martabak aceh bosen dimakan, gax da special ya. jgn lupa mampir ya : http://charmingaceh.blogspot.com/2014/04/jangan-ke-banda-aceh.html

sqone ijal mengatakan...

Bagus artikel nya, jangan lupa mampir kemari ya : http://bandaacehvisit.blogspot.com/2014/04/banda-aceh-icon-para-cendekia-aceh.html

Yusuf Akhsan mengatakan...

karena pertama makan, jadi berasa spesialnya

Merti D.N Amikom mengatakan...

Ajaklah saya kesana :D

muhammad pailus mengatakan...

patut dicoba saya juga pencinta kuliner wkwkwk

Posting Komentar