Jumat, 15 Desember 2017


Prameks (Prambanan Ekpres) merupakan salah satu layanan transportasi kereta api yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta dan Solo Balapan. Prameks juga berhenti di beberapa stasiun besar/kecil yang dilewatinya. Minggu kemarin 10 Desember 2017 saya ada jadwal untuk menghadiri undangan pernikahan teman di kota Surakarta, kebetulan dekat dengan stasiun yang dilewat oleh Prameks sehingga saya dan teman-teman memutuskan untuk menggunakan jasa ini.

Setelah keputusan bulat bahwa transportasi yang akan digunakan ke Surakarta adalah Prameks, saya langsung mengunjungi Google dan mencari informasi selengkapnya mengenai Prameks. Dari Hasil pencarian Google Images,  tampak luar mirip dengan kereta jarak dekat yang biasa saya lihat di Jakarta.

Pencarian Prameks dari Google Images

Tiket tiba dan Fakta-fakta baru

Akhirnya tiket tiba, dan harganya membuat saya kaget, cukup Rp 8000,- untuk perjalanan Yogyakarta - Surakarta. Saya juga baru tahu, ternyata kereta api jenis ini yang digunakan +Aab untuk pulang Yogyakarta - Surakarta PP tiap weekendnya. Oke, harga diatas baru kaget tahap satu, kaget berikutnya adalah Ternyata ada stasiun di Bandara Adi Sucipto, namanya adalah stasiun Maguwo. Benar-benar bandara dengan level internasional, karena terintegrasi dengan berbagai moda transportasi.


Tiket milik saya, sumber : https://www.instagram.com/receiptsharing/

Kemudian saya lihat lebih teliti lagi, ada pesan "TANPA_TMP_DUDUK", ternyata kata teman saya, memang semua tiket seperti itu, karena sifatnya Prameks adalah siapa cepat maka dia dapat tempat duduk. Saya cukup percaya diri karena berangkat pukul 07:12 WIB dan semoga bisa dapat tempat duduk.

Hari H

Diawali dengan insiden kekantor dulu untuk ambil charger smartphone yang tertinggal, saat itu sudah pukul 07:00 WIB, semua urusan meliputi perjalanan ke Bandara, parkir motor dan checkin bisa saya selesaikan hingga pukul 07:12, untungnya saat itu belum ada tanda-tanda kereta akan datang, agak kecewa juga sih. Baru sekitar 07:20 kereta tiba (tapi tidak ada bunyi tut... tut... nya).

Didalam Kereta

Ternyata tidak ada satu tempat dudukpun yang bisa kami dapatkan, terpaksa kami akan melewati perjalanan ini dengan berdiri. Saat itu saya bendiri, dan tidak banyak bergerak, tapi kok bisa sampai di Surakarta, "jawabannya karena saya menaiki kereta api (Prameks namnya)". Nah kembali kemasa ketika tidak dapat tempat duduk, Setelah kereta berjalan sekitar 30 menit, keluar beberapa petugas gagah dari gerbong depan dengan membawa alat yang bisa melubangi kertas dengan lubang lingkaran sempurna, itu adalah petugas untuk mengecek apakah para penumpang membawa karcis, sip tampang sudah cukup sangar untuk membuat penumpang lebih takut sehingga taat akan peraturan didalam kereta.

Sampai di Stasiun Purwosari

Kami berencana langsung membeli tiket untuk perjalanan pulang, tapi ternyata jika membeli tiket di hari yang sama, minimal adalah 3 jam sebelum keberangkatan, sehingga tidak mungkin untuk beli sekarang, jadi kami lanjutkan perjalanan terlebih dahulu.

Kurang lebih berjarak 2KM dari Hotel tempat resepsi dilaksanakan.  Disaat yang sama ternyata di Surakarta sedang ada acara Car Free Day (ini fakta lain yang membuat saya tercengang) sama sepert di Jakarta yak. Menyenangkan lihat warga berlari, bermain-main di jalanan tanpa mencemari udara sekitar. Akhirnya kami mendapatkan suntikan motivasi untuk mengikuti hal yang sama, kami putuskan berjalan kaki bersama warga yang menikmati hari car free day, tidak terlalu capek sih, hanya saja udaranya cukup panas, membuat keringat menetas dan menghasilkan bebauan yang tidak sedap, serta melunturkan beberapa make up yang telah kami siapkan sebelumnya.

Untuk mencegah hal tersebut, Ms +Rini Sulis dan +Pia memutuskan melanjutkan dengan becak. Dan menghasbiskan Rp 15.000,- untuk sampai ke Hotel, hmmm...


Perjalanan Pulang

Skip.. langsung ke momen ketika saatnya pulang. Untuk kembali ke Stasiun Purwosari kami menemukan Angkuta yang kebetulan hampir kosong (cuma ada satu mbak2 dengan ukuran badan lebih besar dari rata2), dan langsung kami penuhi sekaligus (total 11 orang). Fakta lain, ternyata jalan satu arah di Surakarta ada yang bisa dilalui ke arah sebaliknya, tapi hanya untuk angkutan umum. Spesial sekali, inilah yang sangat suka dan mendorong untuk menggunakan angkutan umum dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan biaya Rp 5000,- /orang kami tiba di Stasiun tepat waktu.

Saat itu pukul 12:00 dan kami baru bisa mendapatkan tiket pada keberangkatan pukul 14:00, 2 jam di stasiun kami habiskan sambil menonton TV. Saat itu juga sudah tiba waktu dhuhur, tapi mushola ada didalam stasiun yang hanya bisa dimasuki jika mempunyai tiket. Tapi petugas memberikan keringanan cukup berbekal KTP, kami bisa masuk ke stasiun tanpa tiket untuk menuju mushola, terimakasih pak.

Penutup

Kereta akhirnya datang, saya cabut smartphone yang sedang dicharge di charge corner  cukup 60 menit, bisa charge sebanyak ini, terimakasih quick charge USB type-C 3.0 .  Menyiapkan playlist lagu Metal favorit saya yan gbisa play di https://open.spotify.com/user/21j7dez6rhso4arbu7w3dvssi/playlist/5wH9VxQ8c8iZrvgyUksetJ, tancapkan eaebuds dan mari menuju Jogja.

Ref :

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Prambanan_Ekspres 
  • http://prameks.com/
  • https://www.instagram.com/p/BcimF24DUR4/?taken-by=receiptsharing

Rabu, 15 November 2017



Saat itu tahun 2012 dan saya masih kuliah di salah satu Sekolah Tinggi jurusan informatika di daerah Istimewa Yogyakarta. Jurusan tersebut tentunya banyak tugas yang berhubungan dengan teknologi informatika, salah satunya ada membuat website dengan domain milik sendiri. Seperti yang kita tahu, mahasiswa pasti suka yang serba gratis dan murah, berbekal mesin pencari saya mulai mencari apakah ada "domain gratis", dari berbagai hasil ternyata nihil, kebanyakan hanya menyediakan subdomain dan nama yang tidak biasa. Hingga akhirnya mengganti keyword  dengan kata "domain murah", dari sinilah cerita saya dengan DomaiNesia dimulai.

Awal - Awal Penggunaan

Saat itu saya membangun sebuah website untuk koleksi info-info kompetisi yang ada Indonesia, saat itu saya mendapatkan domain https://kompetisiindonesia.com. berbekal CMS dari Wordpress. Isinya cukup sederhana, berisi judul kompetisi, penyelenggara, syarat ketentuan, hadiah, dan batas pendaftarannya. Setelah utak - atik dari tampilan agar terlihat sekompetisi mungkin akhirnya sudah saatnya untuk mencari penyedia hosting dan domain, tentunya dengan harga mahasiswa. Seperti biasa mulai mengakses hasil pencarian mulai dari yang paling atas, ketika mengunjungi website DomaiNesia dan cek pricingnya, saya menemukan apa yang saya cari. Kalo tidak salah saat itu setahun 80ribuan untuk domain .com, dan beserta paket hemat hosting, cpanel dan perangkatanya (spesifikasi hardwarenya lupa) habis 100ribuan rupiah, untuk selanjutnya membayar sewa domain perbulan senilai Rp 25.000,-. Dari pengalaman diatas saya langsung tahu bahwa DomaiNesia bisa menjadi pilihan utama hosting untuk pemula.

Bukan Hanya Sekedar Harga Murah Tapi Juga Pelayanan Yang Responsif

Awal - awal menggunakan hosting tentunya bukan tanpa rintangan, banyak masalah ini itu yang dihadapi, penyebab utamanya karena belum berpengalaman dengan konfigurasi cpanel, memang dengan googling beberapa masalah terpecahkan, tapi ada beberapa kasus yang sudah ditemukan solusinya dengan cara tersebut, akhirnya saya putuskan untuk menanyakan ke pihak Domanesia. 

Fitur yang paling berperan untuk saat seperti ini adalah tiket, Ada beberapa pilihan untuk pembuatan tiket, masing - masing ditujukan tergantung dari jenis pertanyaan / permasalahan yang anda hadapi, antara lain :

Suppot

Jika kalian ada masalah di DomaiNesia yang berkaitan dengan pelayanan yang diberikan, bisa masalah di domain, server, instalasi atau hal sejenis lainnya. Disinilah saya sering membuat tiket dengan beberapa permasalah website dan konfirgurasi yang sudah tidak bisa saya tangani sendiri.

Sales

Kalo disini saya biasanya tanya-tanya soal paket mana yang cocok kedepannya, tanya promo kedepan, atau ketika bayar tagihan hosting bulanan tapi tidak otomatis terkonfirmasi, jadi bisa konfirmasi manual dengan membuat tiket disini.

Abuse / Penyalahgunaan

Belum pernah sih untuk menggunakan ini, tapi dari namanya kemungkinan besar disini kita bisa melaporkan, adanya penyalahguanaan yang mengikut sertakan akun kita, mungkin ada yang akses akun kita tanpa izin dan lain sebagainya,

Selain memilih departemen diatas, jangan lupa untuk menghubungkan servis yang diajukan tiket, serta prioritasnya, hal ini juga bertujuan agar pihak DomaiNesia lebih mudah untuk menangani tiket yang kamu buat. 

Tampilan halaman tiket DomaiNesia di November 2017
Ekspetasi saya saat itu, pasti balasnya lama, tinggal browsing yang lain, setelah bukan beberapa halaman, kembali ke halaman tiket dan refresh, waw..!! sudah direspon dan ini belum ada 1 jam.  Saya pun mengikuti instruksi yang dibalas oleh perwakilan DomaiNesia lewat tiket tersebut, dilanjutkan pertanyaan saya berikutnya di tiket yang sama, dan balasannya sangat responsif serta akurat.

Hal seperti ini tentunya tidak terjadi sekali, terus berlanjut ketika saya membuat isu-isu berikutnya, dan sampai sekarang pun DomaiNesia selalu responsif, apa lagi dengan tampilannya yang lebih moderen seperti pada gambar diatas.

Cerita Sebelum Punya Akun Online Banking

Saat itu saya masih kuliah, dan hanya punya satu akun bank yaitu BRI yang belum diaktifkan online bankingnya sama sekali. Sehingga setiap tanggal 25 saya pasti menuju ATM untuk transfer ke akun DomaiNesia dalam rangka membayar tagihan hosting, paket yang saya pesan saat itu tidak terlalu mahal sih, yaitu Rp 25.000,-/bulan, saya lupa spesifikasinya. Saat itu DomaiNesia belum mempunyai opsi Bank BRI di metode pembayarannya, sehingga saya harus bayar ekstra Rp 5.000,-. 

Pernah pada saat itu kartu debit saya tidak bisa dipakai, dan saat itu pula adalah hari-hari krusial untuk saya membayar tagihan DomaiNesia dan yang lebih sialnya lagi, saya baru ingat hal tesebut ketika malam hari, saya chat Facebook satu persatu teman dekat saya untuk minta bantuan transfer, dan Alhamdulillah ada +Rony Irwan Syah yang siap membantu, rasa deg degan hilang, karena sampai saat itu belum pernah rasanya telah membayar.

Saya punya cerita lainnya yang berhubungan telat bayar, kali ini lebih parah. Domain saya saat itu ternyata sudah melewati batas tenggang tahunan, kalau tidak salah sekitar 1 minggu lebih tidak bayar tagihan, saya tahunya ketika akses website yang menggunakan domain tersebut, karena menampilkan pesan tidak bisa diakses.  Setelah cek di akun DomaiNesia, "wah kelewat bayar", langsung dag dig dug, takutnya domain tersebut tidak bisa saya gunakan lagi. Buka tiket dan tanya ke tim support, untungnya cukup bayar dan verifikasi maka domain tersebut bisa diakses kembali. Sejak saat itu saya sudah memasang jadwal di Google Calendar untuk satu kedepan, dimulai sejak seminggu sebelum batas pembayaran, agar membayar tagihan sesuai dengan ketentuan.

Jadwal Harian di Google Calendar Saya


Pesanan Berikutnya

Dengan pengalaman menarik saya di awal-awal penggunaan servis-servis dari DomaiNesia dan aftersales yang mantab tersebut, membuat saya yakin yakin untuk kembali pesan domain dan hosting berikutnya dari DomaiNesia. Sampai saat ini saya ada 4 domain aktif yang menggunakan servis dari DomaiNesia. Ketika terpikirkan untuk menyewa domain baru, tanpa pikir panjang pasti langsung menuju https://domainesia.com , karena dihalaman depannya tersedia semacam whois search untuk mengecek apakah domain yang akan kita pesan sudah terdaftar atau belum.

Halaman Depan DomaiNesia

 Website Mulai Berkembang

Di bagian ini saya hanya menceritakan salah satu website saya yang menggunakan servis DomaiNesia. Website tersebut dulu bisa diakses di https://kompetisiindonesia.com, saat menggunakan servis di DomaiNesia sudah versi 2.x.x, dibangung menggunakan CMS Wordpress, sedang versi sebelumnya masih menggunakan Blogger. Dari masukan dan komentar para pengunjung, mereka ingin informasi lebih dari kompetisi yang dipost, dan lebih terstruktur, agar mudah dibaca dan dipahami. Seperti jika dibangun dengan Worpress, terlalu banyak yang diutak-atik, terutama dari sisi peformancenya. Saya putuskan untuk membangun ulang KompetisiIndonesia dari awal menggunakan PHP dengan framework CodeIgniter, karena dibuat sendiri maka saya bisa membuat agar code adan flow data se efektif dan seefisien mungkin, dan sangat cocok dengan spesifikasi hosting yang saat itu saya gunakan, membuat website wus, meskipun di koneksi 3G sekalipun.

Akhirnya saya membuat tim bersama teman-teman saya bernama "IdMore Team", tim ini berawal dari teman-teman satu perjuangan ketingan mengikuti hackathon ataupun perlombaan IT lainnya. Untuk berikutnya IdMore lah yang berperang mengembangkan KompetisiIndonesia, dan perubahan paling besar ada di versi 3.x.x dan 4.x.x, saat ini sudah versi 4.1. Dimana mulai berdatangan para penyelenggara kompetisi yang ingin memasang iklan disana, dan bahkan ingin KompetisiIndonesia menjadi media partner dari kompetisi yang mereka adakan. Kami mulai berpikir untuk membuat website ini bersifat modular, sehingga mudah di bongkar pasang, terutama ketika ada fitur request dari media partner. Hingga kami putuskan untuk rebuild lagi dengan environtment yang berbeda. Terpilihlah ReactJS utuk dibagian frontend, karena sifatnya yang based on components membuat koding lebih mudah untuk scalable

Hingga pada versi 4.x.x kami mulai meninggalkan PHP dan beralih ke NodeJS, dengan NodeJS dengan kelebihan yang dimilikinya saya bisa lebih menerapkan web yang lebih efektif dan effisien baik dari sisi client dan server. Saya menerapkan teknik Isomorphic App untuk KompetisiIndonesia, dan hasilnya perfecto!, peformanya bisa dibilang 4x lebih baik dari versi 2.x.x. Nah bagi kamu yang belum berpengalaman deploy NodeJS di live, tentang saja, karena saat ini Domanesia punya fitur instant deploy , yang memungkina deploy website in minutes, tidak perlu repot-report konfigurasi server. Karena serem juga lihat layar cuma ada warna hitam putih doank (plesetan untuk terminal). Tidak cuma untuk NodeJS tapi untuk PHP, Python, Ruby dan beberapa CMS lainnya yan gkamu butuhkan untuk membuat website sendiri.

Domain .id Pertama Saya di DomaiNesia

Saat itu kami sering melihat iklan dari Pandi, tentang bangga menggunakan domain id. Kami mulai merapatkan hal ini, hingga keputusan didapatkan dan lahirlah domaine baru untuk KompetisiIndonesia, yaitu https://kompetisi.id, inilah domain .id yang pertama saya beli, dan tentunya belinya di DomaiNesia. DomaiNesia menawarkan harga yang sepadan, baik ketika tahun pertama dan tahun - tahun berikutnya ketika sudah masanya perpanjang sewa domain.

Halaman Depan https://kompetisi.id
Dengan domain baru tersebut selain mudah untuk diingat pengguna dan semakin meyakinkan bahwa situs ini memang platform kompetisi online khusus warga Indonesia.


Bagaimana Masalah Saya Dulu Diatasi DomaiNesia

Diatas sempat saya ceritakan bagaimana saya kesulitan untuk transfer karena belum punya akun mobile banking, dan domain yang terblokir karena telat bayar. Dengan Domanesia sekarang, semua bisa diatasi dengan menggunakan fitur Depositnya. Cara kerja ya seperti deposit/wallet, kirim minimal Rp 50.000,- atau maksimum Rp 2.000.000,- ke akun DomaiNesiamu, nah dari deposit yang kamu kirimkan tersebut bisa digunakan untuk pembayaran tagihan-tagihan berikutnya tanpa harus transfer tempat waktu. Waw DomaiNesia memang mantab, memudahkan untuk kedua belah pihak baik dari pengguna dan penyedia layanan.


Penutup

Kurang lebih seperti itulah cerita antara saya dan DomaiNesia yang sudah berjalan bertahun-tahun lamanya, kami memiliki hubungan yang sangat erat untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. Tidak lupa saya ucapkan selamat ulang tahun ke 8 untuk DomaiNesia, dengan 8 tahun yang sudah dilewati ini, bisa menjadi bahan untuk membuat pelayanan yang semakin baik dan semakin baik tiap harinya, demi kepuasan konsumen dan agar DomaiNesia semakin WAAAW.


instant deploy Domainesia

Kamis, 22 Juni 2017


Ketika panas menyerang, yang pertama saya pikirkan adalah membuat minuman dingin dengan rasa jeruk, dan Marimaslah yang menjadi pilihan saya untuk mewujudkan hal tersebut. Marimas adalah minuman serbuk rasa buah yang sangat populer dikalangan teman-teman sepermainan saya. Hal itu tidak terjadi begitu saja, sudah lama saya mengenal Marimas, tepatnya sejak saya masih SD. Alasan memilih Marimas karena mudah ditemukan, harga yang murah dan rasa buahnya yang segar dengan takaran paling pas, tidak kemanisan dan tidak keasaman,  pokoknya pas porsinya buat lidah saya.

sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2016/08/17/298/1466295/ayo-belanja-ke-pasar-tradisional-ini-untungnya
Tiap ibu saya belanja ke pasar, saya tidak lupa untuk menitip dibelikan marimas satu renteng, dan saya masih ingat, tidak banyak varian rasa yang dibeli, kalo bukan jeruk, bisa jadi kombinasi jeruk dan stroberi. Selama mengkonsumsi Marima saya tidak pernah dibuat sakit karenanya, asalkan minumnya tidak berlebihan. Ibu saya juga tidak protes karena saya sering titip Marimas, karena terbukti marimas aman diminum setiap hari.

Nah diatas ada cerita masa kecil saya bersama Marimas ketika dirumah. Disamping itu saya juga punya cerita lain dengan Marimas ketika berada diluar, lebih sering kegiatan disekolah. Meskipun tidak tiap hari, saya sering membawa Marimas rsa jeruk yang dimasukan dibotol plastik bekas minuman mineral. Karena tidak langsung diminum, tetapi menunggu jam istirahat, maka Marimas sudah idak dingin lagi, namu rasa segar tidak hilang begitu saja dan masih bisa menghilangkan rasa dahaga yang saya rasakan ketika kegiatan belajar mengajar dan bermain bersama teman-teman. Ada kalanya juga ketika isra' mi'raj buka bersama di sekolah, saya dibawakan marimas jeruk juga, tapi kali ini ada didalam termos vacum mini, jadi dinginnya tetap terjaga.

sumber : http://rumahmepet-com.agenproperti.com/135901
Langsung skip ke kondisi ketika saya kuliah, disini untuk pertama kalinya saya merasakan kehidupan menjadi anak kos, dan sekaligus kehidupan tanpa TV dan tanpa Kulkas di rumah. Sebenarnya bisa saja saya mendapatkan TV dan Kulkas tapi tentunya dengan biaya tambahan, sedang saya memilih untuk mencari kos dengan biaya yang lebih murah dan menggunakan sisanya untuk ditabung untuk digunakan dikemudian hari. Sejak menjadi anak kos saya sangat sering duduk didepan layar monitor komputer, karena kuliah saya ada dijurusan Teknik Informatika, dan fokus di web developer, disamping itu saya juga seorang blogger, dan agar lebih fokus dikegiatan tersebut, maka saya tunda untuk membeli TV bahkan hingga sekarang, saat ini atau 5 tahun sejak pertama kali kuliah, saya sudah bekerja hampir 2 tahun di salah satu perusahaan swasta sebagai web developer.

Mari kembali kekehiduan kos. Sejak hari pertama saya terbiasa masak nasi sendiri, untuk kemudian membeli lauk untuk dikonsumsi pada siang dan malam hari, karena di kos saya tidak ada dapur dan kompor untuk memasak. Hingga setelah hampir satu tahun kos, saya memberanikan diri untuk makan diluar, tentu karena ajakan teman saya. Untuk pertama kali pula saya tahu istilah warung di Jogja yang disebut dengan "burjo", menunya sederhana tapi rasanya enak, murah dan bikin nagih, dan dari menu minumannya sebagian besar terdiri dari berbagai merek minuman sachet baik yang panas maupun dingin. Saat itu adalah suasana makan siang, saya piliah Marimas Anggur dingin. Cocok sekali, diluar panas tapi dibadang berasa adem. Wah Marimasnya habis, kesegaran dan kenikmatannya membuat saya ingin pesan lagi, dan akhirnya hal itupun terjadi. "Nyess", untuk kali ini saya sedotnya pelan-pelan, sambil menikmati tiap aliran air yang melewati lidah, rasa anggurnya berasa segarnya. Marimas memang bikin Adem dan  idak bikin batuk, jadi saya merasa nyaman menikmatinya.

Hingga hari-hari terus berlajut, ketika ingin menikmati Marimas, saya sempatkan untuk mampir keBurjo, mumpung posisi burjo tidak terlalu jauh dengan posisi kosan saya yang ke dua. Dan sekarang Marimas rasa anggur adalah pilihan favorit saya. Hingga suatu hari saya membeli sebuah dispenser yang bisa mengeluarkan air panas maupun dingin, makin lengkap kebutuhan dirumah, tidak lupa membeli Marimas di minimarket terdekat.

Terimakasih untuk Marimas yang telah membantu menyegarkan dan mendinginkan badan serta pikiran saya selama ini membuat saat siap untuk melanjutkan ke aktifitas berikutnya.

Selasa, 25 April 2017

Merinding ketika pertama kali lihat episode 1

Ketika melihat petama kali Singeki no Kyojin, untuk kemudian saya sebut dengan Snk, tepatnya di episode pertama, saya langsung merinding karena kekaguman yang sangat luar biasa. Banyak faktor yang membuat hal itu terjadi, seperti opening musik heningnya yang dibuka dengan kemunculan sang colossal titan, kemudian latar tempat SnK berlangsung dimana manusia terpaksa harus hidup dibelakang tembok demi bertahan hidup dari serangan para titan diluar sana. Ditambah lagi efek dari serangan kolosal titan yang membuat batu-batu pejahan tembok berterbangan dan menimpa manusia dibawahnya, adegan yang penuh darah ini sangat saya nikmati apalagi ditambah serangan para titan yang masuk melalu lubang hasil serangan Colosal Titan dan memakan manusia hidup-hidup.

Jalur ceritanya bikin penonton penasaran tingkat tinggi

Dari awal sudah diceritakan keanehan-keanehan yang ada di anime ini, seperti munculnya para titan, para titan yang tidak bisa dibunuh dengan cara biasa melainkan dengan memotong leher bagian belakang, kemudian bagaimana para manusia membangun tembok-tembok tinggi dan luas itu sedangkan banyak titan disekeliling mereka. Hal seperti ini menjadi bahan pertanyaan dan perdebatan seru di forum-forum online para pecinta SnK. Hal seperti ini juga saya temui di anime terkenal lainnya, yaitu "One Piece". Diawal episode One Piece tidak diceritakan bagaimana redline, grandline bisa terbentuk dan apa tujuannya, apa yang terjadi di abad kekosongan hingga munculnya pemerintahan dunia, dan sebagainya. Tapi jika kamu terus menonton seluruh episode SnK baik dari anime atau manganya dengan sungguh-sungguh, maka kamu juga akan menemukan jawaban yang masuk akan tentang misteri-misteri yang ada di SnK ini.

Mikasa karakter pilihan saya

Ketika kemunculan pertama Mikasa saya kurang tertarik karena karakternya sepertinya biasa-biasa saja. Tapi setelah berlatih selama 3 tahun dan bergabung dengan pasukan pengintai. Level ketertarikan saya naik pesat, pertama karena potongan rambutnya yang bertipe "shorthair" dan bibir yang digambar seperti asli membuatnya semakin hot dan tidak bosan untuk dipandang terus menerus. Faktor lain adalah karena dia sangat kuat, bahkan beberapa kali mengalahkan para titan sendirian, termasuk ketika melawan Annie Leonhart sang Shifter Titan. Pernah saya melihat adegan disalah satu episode pada seasin 1 dimana Mikasa sedang berlatih sendiri dan memakai tanktop untuk olahraga, disitu terlihat perutnya dan berotot, dan membuat saya akan terus menempatkannya di karakter favorit nomor satu di SnK.

Levi memang top

Pengisi suara Levi https://myanimelist.net/character/45627/Levi Memang cocok untuk menjadi seorang komandan perang yang cerdas, tidak banyak bicara dan lebih banyak bekerja. Diisi oleh "Kamiya, Hiroshi" https://myanimelist.net/people/118/Hiroshi_Kamiya/. Beliau juga mengisi sosok pemimpin lainnya, sebagai contoh :Akasi, Seijurou https://myanimelist.net/character/42038/Seijuurou_Akashi di "Kuroko no Basuke".

Penutup

Terimakasih Hajime Isayama sensei atas karya yang luar biasa ini, beliau telah memberikan saya kekuatan untuk terus bertahan hidup dan mencapai cita - cita saya untuk hidup yang lebih baik, seperti Eren yang terus berusaha untuk mengungkap apa yang sedang terjadi didunianya, tanpa menyerah dia akan terus menuju ruang bawah tanah dimana orang yang masuk kedalamnya akan mengetahui seluruh jawab dari misteri-misteri di dunia SnK.

Sabtu, 01 April 2017



Sejak pembangunan Hartono Mall dimulai ketika saya masih kuliah dulu hingga sekarang mall ini siap dipakai, tidak ada keinginan sedikitpun untuk masuk kedalamnya. Karena saya tidak tahu cara masuk mall dan apa yang akan dilakukan disana, dan juga tidak terlalu suka keadaan didalam mall yang ramai. Hingga pada suatu hari, tepatnya 30 Maret 2017, ada acara nonton "Ghost in the Shell" bersama teman-teman di CGV. Untuk pertama kalinya saya menontom movie dibioskop lain selain XXI, dan seperti ini adalah kali ke 4 kalinya dalam 24 tahun untuk menonton movie di bioskop. Disini saya tidak akan berpanjang lebar tentang "Ghost in the Shell"nya, hanya saja membuat bahasan sesuai dengan judul yang sudah saya buat diatas.

Okay sebelumnya saya ingin mention teman-teman yang telah membimbing saya berkunjung ke Hartono Mall sehingga postingan ini bisa dibuat +Mudawil Qulub , +Junaidi Rosi , +wira tama dan +Bayu. Kunjungan ini kami lakukan pada pukul 21:30 dan berakhir pada pukul 00:00 dikarenakan kami mendapat jadwal segitu untuk mendapatkan kursi yang pas dan nyaman untuk menonton movie.

Pintu masuk Hartono Mall

Jika dilihat dari luar atau Ring Road, yang tampak hanyalah tulisan tulisan besar Hartono Mall. Tak terduga unutk para pengguna kendaran bermotor, bisa masuk ke Hartono Mall melalalui pintu masuk parkir yang berada di barat bangunan, kurang lebih seperti ini denah nya.


Untuk seluruh kendaraan , baik itu mobil atau motor, bisa menggunakan pintu masuk jalur tersebut. Tapi untuk penjalan, kaki bisa langsung menggunakan pintu utama yang berada di belakang tulisan 3d besar Hartono Mall yang berada disamping halte Transjoga.

Parkir kendaraan


Penjelasan dibawah ini hanya untuk cara parkir jika menggunakan motor. Beberapa poin penting sebelum mulai parkir disini adalah sebagi berikut :
  • ambil tiket di mesin otomatis
  • bebas lokasi parkir
  • bayar ketika keluar, Rp 2000.-/motor
Terimakasih untuk Hartono Mall yang telah menyediakan mesin ini, pengguna cukup menekan tombol ambil karcis, maka secara otomatis keluar karcis parkir yang akan digunakan untuk membayar dan keluar dari Hartono Mall. Kurang lebih ada 5 portal masuk motor yang bisa digunakan, dan amsing-masing punya mesin sendiri. Mesin ini mengingatkan saya dengan yang saya temukan di tempat parkir bandara Adi Sucipto.

Berbeda dengan tempat parkir Galleria Mall yang jalurnya berputar-putar, disini setelah masuk pintu parkir, ambil karcis di portal, para pengguna motor langsung dihdapkan dengan tempat parkir motor yang sangat luas, berkali-kali lipat luasnya daripada lapangan basket. Berhubung sekarang sudah hampir pukul 21:30 maka motor yang terparkir saya lihat sudah sangat sepi. Akhirnya kami menemukan tempat parkir yang cocok, pastikan mengingat tempat dimana kamu parkir motor, caranya bisa tag coordinat sekarang dengan smartphone, memasang bendera yang berisi lambang bajak lautmu di motor atau paling mudah menghafal kode block parkir yang tertulis di tiang-tiang besar yang berada di sekitar parkiran. Hal ini juga penting, pastikan tidak menghilangkan karcis parkir karena akan fatal akibatnya, pertama kamu akan didenda Rp 10.000,- (tertulis di karcis). kedua, ketiga dan seterusnya saya tidak tahu karena belum dicoba.

Parkir beres, sisanya tinggal menuju CGV di lantai 2. Loh mana jalur masuk ke lantai atas. kami mengamati para pengunjung lain, dan mereka menuju kesuatu ruangan dindingnya terbuat dari kaca besar dan tebal, disitulah kami menemukan lift untuk menju lantai manapun. Desain seperti ini mirip seperti yang saya temukan di Ambarukmo Plaza. Lokasinya berada di sebelah timur dari tempat parkir motor.


Menuju CGV

Lokasinya ada di lantai 2, berhubung menggunakan lift jadi kami tidak perlu capek jalan kaki, dari basement -> lantai 1 -> lantai 2. Teman-teman yang lain sudah mengetahui lokasi tepat CGV ini jadi tinggal mengikuti dan siap untuk langkah selanjutnya. 


Ghost in the Shell adalah salah satu anime favorit saya, sejak pertama kali rilis 1989 sampai sekarang, ada bebera manga, serial tv dan movie yang telah dihasilkannya, dan 2 yang menjadi favorit saya adalah Ghost in the Shell: S.A.C. 2nd GIG, Ghost in the Shell: Arise - Alternative Architecture. Di dua series tersebut selain jalur ceritanya yang menarik dan bikin berasa di alamnya, sebagai tokoh utama yaitu "Major Makoto Kusanagi", digambarkan dengan karakter yang lebih badas tapi bisa cute, faktor lain karena kualitas gambarnya yang lebih baik.

Pencarian kursi F17 mulai dilakukan, disini kami tidak melihat tempat duduknya rmai, karena memang sudah jam malam, biasanya jam segini saya sudah tidur dan tidak melakukan aktifitas lain, tapi berhubung ini adalah "Ghost in the Shell" maka saya undur jadwal tidur hari ini. 

Kursi goyang CGV

Saya tidak terlalu paham apa yang terjadi, apakah ini fitur, kejadi biasa atau hal lain. Ada beberapa adegan di movie, seperti ketika adegan kejar-kejar, adegan serius yang membuat detak jantung berdegup kencang, saya merasa kursi yang saya duduki bergetar, kadang lemah kadang keras (tapi tidak terlalu keras, kurang tahu satuan apa yang bisa dipakai untuk mengukur getaran). Saya bertanya dengan teman-teman saya yang lain, dan mereka merasakannya, tapi masih menjadi tanda tanya. sempat saya searching dengan fitur di CGV, salah satunya adalah 4dx, ada fasilitas kursi getar juga, apakah fasilitas itu ada di tipe yang saya pakai.  Btw, saat itu saya adakan di ruang nomor 1 CGV Hartono Mall.

Bayar parkir dan keluar mall

Akhirnya setelah hapir 2  jam merasakan sensai di dunia lain, kami harus merelakan untuk keluar dari ruang cinema dan kembali kerumah masing-masing, saat kami keluar, suasana sudah sangat sepi, hampir semua lapak di lantai 2 sudah tutup, sepertinya yang buka hanya CGV saja. Sambil menunggu antrian lift, saya siapkan karcis yang tadi saya ambil dari mesin dan tentunya uang pas Rp 2000,- untuk memudahkan.

Akhirnya kamipun kembali ke tempat parkir, tidak susah untuk menemukan dimana kami tadi memarkir motor, karena motor-motor yang tersisa di tempat parkir ini bisa dihitung  dengan coretan di kertas. Nah tiba saatnya untuk membayar, untungnya portal untuk keluar juga tersedia lebih dari satu, sehingga membuat proses pembayaran lebih lancar dan cepat. Ingat pesan dari saya, biasakan membawa uang receh untuk membayar parkir, karena jika menggunakan uang pas, hati akan senang. 

Jalur yang kami gunakan untuk keluar dari tempat parkirpun sama dengan jalur masuknya. Nah beres panduan kali ini, silahkan dipraktekan.

Sabtu, 04 Februari 2017




Ini adalah virtual drumming pertama di tahun 2017, lagu yang saya bawakan adalah 94 Hours yang di populerkan oleh As I Lay Dying, salah satu band favorit saya. Nah selamat mendengarkan.

Rabu, 01 Februari 2017


Kali ini saya membawakan Virtual Drum Cover dari salah satu lagu yang dibawakan band One Ok Rock yang judulnya "The Begining". Lagu ini merupakan request dari +damaera lutfi yang kebetulan teman saya satu kantor. Mari didengarkan.


Ketika makan diluar, baik di restoran atau tempat makan biasa, ada satu jenis minuman yang sering saya pesan. dan itu adalah "Milkshake",  diantara banyak pilihan rasa, Milkshake favorit yang sering saya pesan adalah strawberry. Saya suka milkshake karena dasarnya saya pecinta susu. Waktu yang sering saya habiskan untuk minum susu adalah malam hari ketika melakukan hobi saya didepan komputer yaitu riset dan pengembangan perangkat lunak.

Bagaimana saya suka milkshake


Milkshake adalah perpaduan rasa yang unik, kentalnya susu dipadu dengan rasa buah yang segar, lebih nikmat lagi jika ditambahkan dengan es. Awalnya saya tidak terlalu peduli dengan minuman jenis ini, tapi hal tersebut berubah ketika saya pertama kali merasakannya.

sumber : http://aribowo.net/wp-content/uploads/2014/01/waroeng-steak.jpg
Ceritanya saat itu saya masih kuliah S1 semester satu dan ingin merayakan bersama teman saya, perayaan karena pengguna online salah satu website saya tembus 5000 visitor / hari. Tujuannya adalah sebuah salah satu warung steak yang terkenal di Jojga, yaitu "Waroeng Steak and Shake", saya memilih tempat itu karena kebetulan belum pernah merasakan steak dan harga yang ditawarkan juga murah. Dari namanya sudah terlihat ,selain menyediakan steak disana juga menyediakan shake sebagai menu andalan. Setelah memilih dibagian makanan kini waktunya memilih bagian minuman, pilihan saya berakhir pada "Milkshake Strawberry".

5 menit berlalu dan pesanan kami datang, kebiasaan saya adalah menghabiskan makanan  dulu, baru kemudian habiskan minumannya. Sruput, waw nikmat, panduan rasa strawberry dan susunya mantab serta kuat, saking enaknya saya sampai tidak bisa mengontrol kecepatan di sedotan, dan dalam waktu kurang dari 1 menit, isi didalam gelas habis. Tanpa pikir panjang saya memanggil pelayan dan memesan lagi minuman yang sama. Kali ini saya menikmatinya dengan cara berbeda, sedotan lembut agar milkshake membasahi seluruh indera pengecap yang ada di lidah saya, dipadukan dengan kentang goreng yang memang sengaja saya makan di akhir acara sekalian ngobrol bersama teman-teman. Acara ini berakhir dengan perjalanan pulang dan salam di tempat parkir, saya juga memikirkan rencana berikutnya untuk mencoba beberapa varian milkshake lainnya.

Pop Ice idolaku


Setelah kejadian diatas, hari-hari berikutnya saya lebih sering memesan milkshake strawberry dibanding minuman lainnya ketika makan diluar. Tapi ketika sedang dirumah berbeda lagi ceritanya. Ketika tiba waktunya belanja mingguan, pastikan selalu ada Pop Ice di daftar belanjaan. Ada 2 varian rasa yang paling sering saya beli, yaitu rasa strawberry dan cokelat. ada 2 pilihan yang biasa saya gunakan untuk menyajikan Pop Ice, pertama adalah diblender dan kedua dengan cara di kocok (shake). Dari 2 metode tersebut, saya lebih memilih di blender, karena ada busa-busa es yang membuat Pop Ice sedap dipandang apalagi di nikmati. Komposisi yang diberikan Pop Ice persachetnya sangat pas dan cocok untuk gelas berukuran besar, karena Pop Ice tidak meninggalkan ciri khas dari milkshake, yaitu level kekentalan yang lebih kuat daripada minuman biasa.

Pertama kali mengenal Pop Ice

sumber : http://1.bp.blogspot.com/-xrYBnGCtpDU/UvtfIHlL0NI/AAAAAAAAAVs/US8HBhhdOMM/s1600/_MG_1245.JPG

Saya pertamakali mengenal Pop Ice sejak masih SMP, di Ponorogo sekitar tahun 2005. Saat itu ada hiburan tersendiri ketika beli Pop Ice, pertama dari tempat minumnya yang unik, karena biasanya tutup minuman datar, Pop Ice yang saya beli mempunyai tutup berbentuk kubah setenga lingkaran persis seperti pada gambar diatas, tujuannya adalah untuk meletakan beragam toping indah diatas busa es yang tercipta setelah diblender. Saya termasuk orang yang tidak suka dengan toping warna-warni, jadi saya pilih chococips saja sebagai toping, dan dipadukan dengan Pop Ice rasa cokelat. Tapi saya tidak bisa setiap hari membelinya karena keterbatasan uang saku, rata-rata saya beli Pop Ice tersebut tiap 3 minggu sampai 1 bulan sekali. Solusinya agar saya bisa minum Pop Ice disaat yang saya inginkan, cukup mampir ke toko kelontong, dan beli Pop Ice yang diinginkan dalam bentuk sachet, tentu harga yang diberikan lebih murah.

Kembali ke masa sekarang


Okay mari kita kembali ke masa sekarang. Didaerah tempat saya tinggal sekarang banyak ditemukan bisnis warung jus dipinggir jalan. Sebagain besar dari warung jus tersebut menyediakan rangkaian warna warni dan beragam varian rasa Pop Ice di menunya. Tentu kita tahu Pop Ice adalah idolaku dan tentunya idola untuk semua orang. Pop Ice memilki rasa yang kuat, kekentalan yang pas serta tampilan yang tidak meragukan.

Nah bagi kalian yang suka explore dan riset menu Pop Ice, saya menemukan link menarik di Cookpad https://cookpad.com/id/cari/pop%20ice , berhubung saya bukan penyuka kegiatan memasak, link diatas sepertinya cuma masuk ke history browser saya.

Selasa, 25 Oktober 2016



Tadi bisa bangun pagi, sekitar pukul 5:10, waktu yang tepat untuk Sholat Shubuh karena suasana masih gelap dan dingin. Disamping itu, saya bebas untuk menggunakan kamar mandi, karena +Mudawil Qulub  bahkan bisa menguasai sampai 1.12 jam untuk satu kali MCK, dan sekarang dia belum bangun.

Selesai Sholat, netralisasi perut dilanjutkan mandi untuk jaga-jaga jika @MudawilQulub akan bangun. Pagi ini pun dimulai dengan hujan rintik-rintik, nah ini adalah momen favoritku, bangun pagi ditemani hujan rintik. Langsung saja saya manfaatkanm kesempatan ini untuk segera membereskan keperluan untuk berangkat kekantor, masukin Laptop, headset, dompet dan peralatan kantor lainnya ke tas, dan capcuz.

Oke mumpung masih pagi saya manfaatkan untuk sarapan soto kali ini ke "Soto Bathok Mbah Kantro" yang lokasinya dekat dengan Candi Sambisari. Yeah masih sepi dan saya bebas untuk memilih lokasi parkir. untuk kali ini saya memesan :

  1. 1 x Rp5000, untuk soto bathok
  2. 4 x Rp 500, untuk tempe
  3. 2 x Rp 1500, untuk tusuk sate telur puyuh (masing-masing berisi 4 telur)
  4. 1 x Rp 500, untuk gelas air putih panas (sisa setengah gelas)

Dilanjutkan kekantor, sekitar pukul 07:00 saya sudah sampai, dimulai dengan download beberapa koleksi hiburan, kemudian membuat loader baru untuk Kompetisi Indonesia V4.1x yaitu animated blank card ala-ala Facebook gitu. Push dan merge, lalu di livekan, komplit. Nah selanjutnya masuk kepekerjaan utama, waktu sudah menunjukan pukul 09:00 satu persatu teman web sudah datang.

Hingga pukul 15:36 , aku masih stack dengan teknik ini https://www.codementor.io/reactjs/tutorial/redux-server-rendering-react-router-universal-web-app , tapi akan tidak banyak waktu terbuang saya kerjakan fitur lain yang baru saja di selesaikan oleh API.

Selasa, 06 September 2016

Dalam rangka lomba 17-an di perusahaan saya, mengadakan beberapa macam kompetisi, salah satunya adalah kompetisi "ruangan terapi, terunik dan terbersih". nah dalam rangka itu dari perusahaan memberikan uang beberapa lembar untuk kemudian harus (kalau bisa) dihabiskan untuk menciptakan "ruangan terapi, terunik dan terbersih" tersebut.  Bersama +Harun Al Rasyid saya putuskan untuk membeli beberapa barang di +Lottemart Indonesia di Sleman, Yogyakarta. kebetulan ini adalah pengalaman saya masuk disana, berikut saya rangkum cara-cara masuk gerbang, parkir dan berbelanja di "Lotte Mart".

sumber : https://www.yogyes.com/en/places/946/1.jpg
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk kegiatan kali ini. Pertama kami menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi, yang mengendarai motor adalah +Harun Al Rasyid sedangkan saya hanya nebeng dibelakang, tujuan utama adalah untuk membantu membawa barang yang dibelanjakan.

Yup sekarang posisi kita berada di depan gerbang masuk ke LotteMart, "deg degan" rasanya, meski saya nebeng dijok belakang, tapi saya jua ikut berpikir dan menyiapkan ekspetasi bagaimana cara masuk, dari gerbang terlihat pos penjaga portal. kurang lebih seperti ini gambaran portal tersebut.


by yussan

Nah untuk masuk ke LotteMart, silahkan menggunakan jalur kiri, untuk masuk kedalam "silahkan ambil tiket masuk di bagian penjaga, kemudian setelah portal terbuka, lanjutkan perjalanan dan silahkan pilih tempat parkir yang paling nyaman menurut kamu". Pastikan untuk mengunci helm dan motor (ingat di alenia kedua, cara ini untuk pengguna kendaran bermotor roda 2). Jaga dan pastikan tiket masuk nasi berada di tempat yang tepat untuk menghindari jatuh ketika jalan-jalan di LotteMart.

Yups selamat datang di LotteMart, bagi kamu yang bingung untuk mencari ATM terdekat, di sebelah barat pintu masuk LotteMart ada sekelompok ATM yang sedang berkumpul, nah hal penting lainnya sebelum masuk ke dalam adalah menitipkan baik itu tas, jaket maupun benda-benda lain yang sesuai dengan ketentuan di tempat penitipan, kalau tidak nanti kamu akan dilarang pihak security untuk masuk lebih dalam dan lebih kelam lagi.

sumber : https://www.radartasikmalaya.com/media/berita/2016/01/14/IMG_8991.JPG

Selamat datang di LotteMart, kaget melihat bagian dalam LotteMart, ternyata diluar ekspetasi saya, dengan model bangunan satu lantai dan atap yang sangat tinggi, seolah-olah ini gudang besar yang bebas untuk dimasuki pelanggan, di sana menjual banyak perabotan untuk rumah, kantor, elektronik dan keperluan sembako, serta keperluan lainnya. semua diatur sedimikian rupa per kategori dan diatur didalam rak yang tersusun tinggi sampai tangan ini tidak mampu lagi untuk meraihnya.

Fokus kembali ke misi utama kami untuk mencari rak dinding seperti pada gambar dibawah ini.

sumber: https://ecs12.tokopedia.net/newimg/product-1/2014/4/21/3777982/3777982_c98928e4-c94b-11e3-8812-b1e04908a8c2.jpg
Setelah melakuakn pencarian dan explorasi , berkeliling selama berpuluh menit, ternyata memang 100% tidak ada disini. Oke, terpaksa kami pulang dengan tangan hampa. Kesempatan kembali ke pintu masuk tadi saya manfaatkan untuk menuju jalur khusus, sekalian melihat-lihat smart tv yang dipajang disana.

Posisi kita sekarang berada di parkiran, pastikan sebelum starter kendaran untuk menyiapkan tiket yang kita dapat ketika masuk tadi di tangan kiri, atau suruh pegang teman yang nebeng kita. Yap sampai di penjaga, kami serahkan tiket tadi, dan ternyata "100% - FREE PARKING" alias tidak dipunggut biaya untuk parkir, alhamdulillah, semoga berkah.

Nah seperti itulah langkah saya dan +Harun Al Rasyid untuk explorasi lebih dalam di LotteMart Yogyakarta untuk pertama kalinya.

Kamis, 01 September 2016


Saya suka membawakan lagu ini karena irama drum khas dari band My Chemical Romance yang cepat dan berenergi. Kebetulan ini adalah untuk pertama kali setelah saya vakum bermain virtual drumming selama beberapa bulan (hampir setahun). Alhamdulillah,, setelah saya submit ke https://www.facebook.com/virtualdrummingofficial/ untuk diikutkan di kompetisi virtualdrumming bulanan, saya bisa menang bulan ini untuk September 2016.

Tentunya hal ini akan membuat saya untuk terus berkarya lebi baik untuk mendapatkan hasil yang lebi baik lagi, karena sukses itu tidak ada batasnya.


Mari disaksikan, virtual drumming cover Give em hell kid - MCR by Yusuf Akhsan

Selasa, 19 Januari 2016


Tokopedia saya baca dihalaman about us nya menjelaskan bahwa, Tokoepedia adalah sebuah adalah perusahaan internet yang memungkinkan individu dan pemilik usaha di Indonesia untuk membuka dan mengelola toko online mereka sendiri dengan mudah dan gratis. Tokopedia memberikan pengalaman online yang lebih baik untuk menjual penjual, sehingga penjual dapat memberikan pengalaman belanja online yang lebih baik kepada pelanggan mereka. https://www.tokopedia.com/about.

Awalnya saya ragu untuk berbelanja online, bukan karena masalah aman atau tidak aman, tapi selama saya bisa mendapatkan barang tersebut secara offline, buat apa saya beli via online, sudah ditambah ongkos kirim dan waktu tunggu untuk pengirimannya. Berawal ketika saya ingin mencari heaset beats solo 2.0, rasanya jika saya keliling beberapa toko musik/elektronik di Jogja terlalu merepotkan, langsung saja saya cari di tokopedia.com menggunakan keyboard 'beats solo 2.0', dan inilah hasil yang saya dapatkan.



Langsung saja saya merasakan apa itu enaknya belanja secara online, pertama harga yang murah bahkan untuk yang versi oem ataupun original sekalipun (padahal belum dicek keasliannya), jenis yang beragam. Selama ini saya berpikir jenis headset beats solo 2.0 yang terjual hanya warna polos saja, ternyata ada yang lebih dari pada itu.


untuk yakin apakah pedagang atau barang yang akan kita beli tersebut sesuai dengan ekspetasi, ada beberapa hal yang pasti saya perhatikan sebelum klik tombol order dan purchase. Pertama adalah list product info, reviews dan talk about.

Product info berisi info dari produk yang dijual , meliputi jumlah view, berapa kali terjual, kondisi (baru / bekas), total berat (berefek pada saat pengiriman barang), dan beberapa info lainnya serta detail barang (makin serius isi detailnya, makin serius pula niat saya untuk membelinya).

Reviews berisi dari review para pembeli yang pernah membeli barang tersebut, review bisa diberikan oleh user yang berhasil transaksi maupun yang gagal transaksi(dibatalkan penjual, biasanya karena stok habis). Dari review para pembeli tersebut maka bisa kita sendiri bagaimana nantinya barang yang akan kita terima.

Talk about it  memungkinkan para pembeli untuk menanyakan secara langsung kepada penjual tentang produk yang akan kita beli tersebut sehingga membuat pembeli lebih yakin lagi untuk membeli barang tersebut.



Poin berikutnya yang tidak kalah penting untuk saya sebagai pembeli adalah, rating diatas. Dengan melihat kita sebagai penjual pasti langsung tahu, seberapa layakkah pedagang ini akan kita beli barang dagannya.

Konsep Tokopedia

Selain hal diatas ada satu lagi yang membuat saya yakin untuk berbelanja di Tokopedia.com, yaitu konsep pembayarannya. Pertama setelah pembeli melakukan purchase barang dan melakukan pembayaran di Tokopedia. Sebelum disini saya jelaskan bahwa Tokopedia support untuk berbagai macam metode pembayaran, sumber https://www.tokopedia.com/help/payment#payment-method.



Dari berbagai metode pembayaran tersebut ada 3 metode yang pernah saya gunakan, pertama dari Mandiri Clikpay, cukup klik maka uang terkirim tanpa pergi ke ATM. ke dua adalah via saldo tokopedia, kadang untuk pembelian barang saya sering melebihkan uang transfernya dengan tujuan menambah saldo di Tokopedia. dan terakhir yang paling sering saya gunakan adalah via transfer bank, kekurangannya untuk transfer bank, pihak Tokopedia akan melakukan verifikasi secara manual, sehingga kita diharuskan input ke form meliputi, nama lengkap, data rekening dan bank, value serta foto bukti transfer. Namun meskipun manual, Tokopedia tergolong sangat cepat untuk verifikasi pembayaran meskipun dengan cara manual.

Nah setelah uang tertransfer, maka diharuskan penjual verifikasi transfer tersebut. Tokopedia memberikan batas maksimal bagi penjual untuk segera memproses permintaan pembeli, setelah melewati batas dan permintaan tidak diproses maka secara otomatis uang yang telah ditransfer tadi akan menjadi milik pembeli kembali dan menjadi saldo di Tokopedia, untuk selanjutnya saldo tersebut bisa digunakan untuk proses jual beli kembali atau di transfer ke rekening sendiri. Batas yang diberikan penjual untuk input nomor resi pengiriman barang adalah maksimal 5 hari.

Setelah pembayaran dikonfirmasi oleh Tokopedia, maka penjual harus segera mengirimkan barang tersebut. Untuk kemudian mendapat feedback dari pembeli bahwa barang sudah sesuai dengan yang diinginkan, untuk kemudian Tokopedia meneruskan biaya yang tadi telah dikirimkan ke pihak penjual. Adil bukan.


Belanja di Tokopedia

Siap untuk belanja, mari kita buka Tokopedia.com. 

Tokopedia juga memiliki fitur katalog, yang berisi kategori dari produk-produk yang dijual. Dengan cara tersebut memudahkan pembeli untuk membandingkan dari satu toko dengan toko lainnya. Pada bagian filter ada yang wajib saya ganti yaitu lokasi, saya lebih suka menerima barang dari Pulau Jawa terutama Yogyakarta/Jakarta selain murah di ongkir juga agar tidak lama menunggu barangnya sampai.

Selanjut silahkan pilih layanan pengiriman yang paling cocok. Cek juga berapa harga yang harus dikirimkan. Dilanjutkan memilih metode pembayaran dan klik tombol 'checkout' untuk memulai transaksi. Untuk transaksi disini saya menggunakan metode transfer.



Yes tampilan terakhir berisi total biaya yang harus ditransfer melalui akun bank Tokopedia yang sudah tertulis dihalaman tersebut.

Langkah selanjutnya silahkan monitoring terus belajaannya di halaman konfirmasi https://www.tokopedia.com/tx_payment_confirm.pl , melalui halaman tersebut pembeli bisa mengetahui apakah barang sudah diproses penjual, sudah dikirim atau dicancel.


Akhirnya barang sampai, seperti itulah tampilan monitoring dari barang mulai order, diproses sampai dikirim ke penjual.

Satu hal lagi yang jangan dilupakan untuk memberikan feedback pada penjual yang telah kita gunakan jasanya, karena feedback ini akan memberikan dampak yang besar untuk penjual dikemudian hari untuk lebih baik dari pada hari sebelumnya.



Selamat belanja.


Senin, 18 Januari 2016



Merupakan salah satu layanan order delivery makanan yang paling seiring saya gunakan ketika masih di Yogyakarta. Kulineran.com merupakan layanan order delivery makanan yang khusus di Yogyakarta. Konsepnya kulineran.com mengajak para pemilik usaha makanan dan minuman di Yogyakarta untuk bekerja sama dengan mereka. Para pengguna bisa melakukan order menu di kulineran yang di sortir berdasarkan nama tempat makannya.

Pertama kali saya menggunakan layanan dari kulineran.com adalah secara tidak sengaja. Waktu itu saya berniat untuk pesan order delivery di Lafamiglia Pizza Yogyakarta http://lafamigliajogja.com/.



Karena saat itu tempat saya dan tempat Lafamiglia cukup jauh, maka Lafamiglia menawarkan agar saya menggunakan jasa kulineran, dan saya menyanggupinya, untuk yang order kulineran adalah pihak dari Lafamiglia. Akhirnya kurir dari kulineran datang juga dan membawakan pesanan saya senilai Rp45.000,- + ongkos kirim Rp10.000.

Ongkos kirim Rp10.000 berlaku untuk semua pemesanan. Hanya saja setiap berganti tempat makan maka beda pula ongkos kirimnya. Semisal saya mau order Triple Delight di Real Burger dan order Super Milkshake di Hot Cafe. Karena ada 2 tempat makan maka biaya ordernya menjadi 2 x 10.000 alias Rp 20.000,-. Tapi tidak apap-apa sih karena sampai saat ini saya merasakan kedatangan kurir kulineran cepat dan sesuai dengan estimasi yang sudah saya tentukan.

Mulai Order

Berikut langkah-langkah untuk mulai order di kulineran.com.  Pertama tentu kita buka websitenya di www.kulineran.com.

Silahkan register atau login, untuk register saya lebih suka menggunakan fitur oauth bawaan dari facebook, google maupun yang lainnya, karena memudahkan saya sebagai user.

Bagi yang bar register langkah berikutnya sangatlah penting, masuk ke seting profile dan isi alamat sesuai tempat kamu tinggal / tempat makan/minuman diantar. pastikan pula mengisi nomor telepon yang mudah dihubungi, nomor telepon digunakan untuk konfirmasi pemesanan dan konfirmasi dari kurir apakah kiriman sudah sampai atau belum.

Silahkan lanjutkan ke bagian pilih menu. Pastikan pula pilihan rumah makan yang kamu pilih mendukung untuk deliver ke tempatmu, yaitu cukup dengan memilih opsi lokasi sesuai dengan tempat tinggal kamu.



Setelah menemukan tempat makan yang cocok, langkah berikutnya adalah memilih menu yang cocok. Tinggal klik menu yang dinginkan maka otomatis masuk ke cart list yang ada disebelah sidebar kanan. Jika ingin mengganti jumlah pesanan untuk menu yang sama tinggal ubah cart list tersebut.



Selanjutnya pilih kapan menu tersebut akan dikirimkan ketempatmu, untuk pilihan 'Diantarkan Sekarang' adalah kurir akan mengantarkan menu tersebut ketempatmu ASAP (As Soon As Possible) alias secepatnya.

Setelah klik checkout, tunggu sekitar beberapa menit, maka kamu akan ditelepon untuk CS dari kulineran.com yang selalu saya terima adalah suara perempuan. CS akan melakukan konfirmasi apakah menu tersebut memang kamu, dan jangan lupa kamu berikan arah untuk menuju alamat tempat nanti makan akan diantar.

Selanjutnya, pastikan kamu memiliki uangpas yang siap untuk dibayarkan kekurir, karena jika uangnya pas maka proses transaksi makin cepat dan lancar, ada besar kemungkinan kurir tidak mempunyai kembalian untuk total pembayaran yang kamu berikan.

Yosh tunggu sampai ada telepon dari kurir bahwa sudah sampai didepan pintu, siapkan duitnya, bayar dan selamat makan.


Sabtu, 31 Oktober 2015



Sebelum menggunakan virtual host, saya mempunyai kebiasaan buruk dalam manajemen file dan direktori pada suatu web project. Efeknya baru berasa ketika waktu debuging, bahkan lupa dimana lokasi assets, sources dan lain sebagainya. Hingga kemudian saya menggunakan virtual hosts yang memungkinkan saya membuat direktori sesuai dengan kebutuhan tanpa dibatasi lokasi dan penamaannya.

Sistem operasi yang sekarang saya gunakan adalah Ubuntu 15.10 menggunakan Apache versi terbaru.

Sebelum menggunakan virtual hosts

Saya meletakan web project di direktori /var/www/html, untuk kemudian saya tinggal akses http://localhost atau http://127.0.0.1 menggunakan browser, untuk menampilkan semua direktori yang ada didalam /var/www/html. Singkat cerita saya membuat sebuah web project bernama 'project 1', untuk kemudian saya membuat direktori baru di dalam ../html tadi yaitu 'project 1', sehingga saya bisa akses webnya melalui url http://localhost/project1.

Didalam project 1 saya juga membuat sebuah direktori sebagai lokasi assets (berupa css,js,font,images atau sebagainya). Saya bisa memanggil sisi dari folder assets tersebut menggunakan url http://localhost/project1/assets.

Berlanjut akhirnya project1 memasukin tahap pengembangan versi kedua. hingga saya membuat direktori baru lagi dan bisa diakses menggunakan url http://localhost/project1-v2/. Dan saya mengulangi kembali membuat folder assets dengan isi yang sama pada v1 didalam project 1-v2, tentu ini akan boros storage.

Setelah menggunakan virtual hosts

Kini unutk membuat web project tidak terpaku pada /var/www/html saja. Dimana lokasi direktorinya asal masih satu komputer bisa digunakan untuk mengerjakan project web. Dalam kasus ini saya mengerjakan project yang sama yaitu 'project 1'. Saya meletakan project satu didalam direktori /var/www/project1. untuk kemudian didalamnya saya isi dengan direktori 'v1' atau 'v2' sesuai dengan yang sedang saya kerjakan.

Demi keamanan dan agar debuging gampang, saya membagi 2 direktori utama pada web project saya, yaitu : public_html dan system.

public_html berisi index yang pertama dibacaa browser, assets dan beberapa source yang sifatnya jalan/bisa dilihat user, menggunakan nama public_html agar sesuai standar yang digunakan beberapa hosting saat ini.

system berisi source yang jalan di server dan tidak bisa dilihat oleh user.

Kemudian setelah struktur direktori siap, saya siapkan pula domain untuk mengaksesnya, disini saya menggunakan http://v1.project1.dev untuk akses project1 versi ke 1 dan http://v2.project2.dev untuk akses versi ke 2. Semuanya jalan secara offline.

Pengaturan virtual hosts (Ubuntu, Apache)

Seperti yang saya jelaskan diatas bahwa saya menggunakan OS Ubuntu 15.10 dan Apache terbaru sebagai web servernya.

Langkah pertama adalah membuat file configurasinya di "/etc/apache2/sites-enable", didalamnya silahkan buat nama file sesuka anda, dalam kasus ini saya membuat file bernama 'project1.conf'.

didalam project1.conf silahkan isi dengan :

<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin admin@idmore.dev
    ServerName v1.project1.dev
    ServerAlias www.v1.project1.dev
    DocumentRoot /var/www/project1/v1
    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined
</VirtualHost>

ServerName dan Server Alias berisi alias untuk domain yang ingin digunakan, dan DocumentRoot adalah lokasi peletakan web projectnya.

Setelah disimpan, adalah pengaturan agar apache mengaktifkan konfigurasi yang baru saja dibuat. Masuk terminal dan eksekusi command

sudo a2ensite project1.conf

project1.conf adalah nama konfigurasi vhosts saya didalam /etc/apache2/sites-enable.

Langkah terakhir adalah konfigurasi host, agar ketika membuat http://v1.project1.dev, browser tidak mencari melalui dns di internet, hanya di lokal saja.

masuk ke direktori /etc/hosts untuk menambah konfigurasinya

$sudo nano /etc/hosts

cukup tambahkan satu baris berikut

127.0.0.1      v1.project1.dev www.v1.project1.dev

Reload apachenya, dan kini vhost siap digunakan.

$sudo service apache2 reload


Rabu, 23 September 2015



Berawal dari partisipasi di ajang kompetisi ICT internal yang diadakan kampus, yaitu AMICTA (Amikom ICT Awards) 2015, dan berakhir saya mendapatkan merrit winner untuk karya kami "Linuxourse" di kategori research and development, dan telah saya posting disini : http://www.yussan.me/2015/06/linuxourse-merit-amicta-2015-kategori.html . 3 minggu berikutnya dibukalah pendaftaran untuk kompetisi ICT dengan skala yang lebih tinggi nasional, yaitu INAICTA(Indonesia ICT Awards) 2015.

INAICTA merupakan ajang kompetisi di bidang ICT yang paling bergengsi di Indonesia, diadakan oleh KEMKOMINFO(Kementrian Komunikasi dan Informatika), Bersama tim saya Linuxourse. Dari +-1200 peserta yang mendaftar untuk INAICTA 2015, alhamdulillah tim Linuxourse lolos untuk masuk tahap penjurian ke 2 bersama 7 tim lainnya untuk kategori education and culture. Unutk lebih tahu tentang Linuxourse, disini saya cantumkan video singkat yang menjelaskannya.



Terimakasih saya ucapkan kepada kampus tercinta STMIK Amikom Yogyakarta yang telah memberikan bekal dari segi ilmu maupun akomodasi. Setelah mendapatkan merrit di AMICTA, maka saya dan tim saya berhak untuk mengikuti bootcamp yang diadakan Amikom untuk persiapan menuju kompetisi dengan level yang lebih tinggi yaitu INAICTA ini. kurang lebih selama sebulan tim - tim pemenang INAICTA mengikuti bootcamp. Kepada anggotaku +Mudawil Qulub  dan +Ahmad Fuad terimakasih juga atas kerja kerasnya, meski saya hanya bisa hadir pada pertemuan terakhir untuk bootcamp karena saya harus masuk kantor, berkat mereka saya tidak pernah meninggalkan sesi-sesi penting ketika bootcamp berlangsung. Selain pembekalan materi, dari sisi dana Amikom juga memberikan akomodasi berupa tiket pesawat pulang pergi Yogyakarta dan Jakarta, juga 5 hari dan 4 malam serta makan dan uang saku selama di Jakarta, wah pokoknya enak sekali.



3 Hari di Jakarta berikut ringkasan agenda-agenda utama yang diadakan Amikom, hari pertama survey ke Binus University di FX Sudirman Jakarta, tempat diadakannya penjurian tahap 2 INAICTA 2015. Kemudian di hari ke 2 dan 3 adalah latihan presentasi untuk penjurian tahap 2. Hari ke 4 adalah penjurian INAICTA. Hari sebelumnya saya yakin akan ada Bapak Onno W Purbo datang sebagai juri tim kami, karena kami membawakan Linux dan Education jadi cocok lah. Ternyata benar Pak Onno jadi salah satu juri tim kami, so kami bawa dengan enjoy saja. Nah hari ke 5 adlah sesi jalan-jalan dan malam penganugerahan.

Alhamdulillah Tim Amikom berhasil membawa 2 tropy pemenang INAICTA 2015, yaitu <e-Inclusion & Sustainability: B-Touch & Digital Interactive Media: Hybrid Smart Home Interactive >. Meski Linuxourse hanya sebagai nominator, tapi kami adalah Amikom dan telah berhasil menang di kompetisi level nasional ini.


Acara berakhir, waktunya pulang dan tidur nyenyak dihotel untuk persiapan pulang ke Jogja, ternyata paginya +Ahmad Fuad mengeluh tidak enak badang, kemungkinan karena tidur terlalu larut dan terus terpapar AC, efeknya dia tidak mau makan dari sarapan sampai pulang kejogja. Ternyata sesampai di Jogja kami disambut pak Yanto sebagai ketua Amikom, disamping itu dikampus kebetulan juga sedang diadakan acara PPM atau kampus lain menyebut dengan ospek. Nah kami para pemenang dipanggil ke panggung acara tersebut untuk memberikan beberapa patah kata yang diwakilkan oleh pak Heri selaku ketua P3M Amikom dan penanggung jawab tim Amikom di ajakang INAICTA 2015.



Senin, 17 Agustus 2015

Setiap melakukan transaksi online, bank yang paling sering ditemui sebagai media pembayaran pastilah Bank Mandiri. Itu adalah salah satu alasan saya untuk membuka rekening Bank Mandiri, tapi sekarang sudah punya BRI dan Muamalat, rasanya nanti terlalu banyak rekening. Hingga saya diterima di PT Sebangsa Bersama, dan diharuskan membuat rekening Bank Mandiri untuk media menerima gaji.



Pendaftaran Nasabah Bank Mandiri

Sebelum membuat rekening baru, oleh bagian HRD saya diberikan surat pengantar dari perusahaan untuk membuat rekening baru di bank Mandiri. Karena jika tanpa surat pengantar diharuskan calon nasabah yang membuat rekening baru di bank Mandiri yang alamatnya tidak sama dengan KTP harus membuat surat keterangan domisili dulu.

Wah benar-benar membantu surat pengantar ini, disamping itu ada beberapa hal yang harus disiapkan, antara lain ;

- KTP asli yang masih berlaku
- data alamat lengkap untuk diisi di formulir
- tabungan awal minimal Rp500.000,-

Pagi pukul 08:00 sebelum berangkat kantor, saya langsung menuju Bank Mandiri untuk memproses pembuatan rekening baru saya. Langsung deh saya temui satpam dan menyampaikan keperluan saya untuk membuat rekening baru. Oleh satpam diarahkan untuk mengambil formulir dan langsung mengisinya. Disini ketika mengisi formulir pendaftaran, langsung di depan cs sehingga jika ada pertanyaan langsung bisa disampaikan.

Akhirnya selesai juga, formulir sudah saya serahkan, buku tabungan dan kartu ATM sudah ditangan. Kemudian saya diarahkan untuk menuju kebagian teller dalam rangka menyetorkan tabungan awal Rp 500.000,- dan aktifasi kartu ATM.

proses awal dari masuk hingga keluar kurang lebih 30 menit, tergantung antrian.

Aktifasi E-Banking Mandiri

Kini langkah terakhir adalah aktifasi e-banking. kenapa karena transfer e-banking antar sesama Bank Mandiri tidak ada potongan biayanya sama sekali. untuk aktifasi cukup gampang. Silahkan menuju ATM Mandiri terdekat, pilih menu registrasi > ebanking. Kini anda sudah mempunyai akun berupa username dan password untuk login via web.

untuk bisa melakukan transaksi, kini ada satu langkah lagi, yaitu membeli token generator seharga Rp20.000,- yang bisa dibeli di Bank Mandiri terdekat. Tujuan token ini adalah untuk verifikasi bahwa anda akan melakukan transaksi online melalui mandiri E-Banking.

keuntungan yang telah saya rasakan adalah, bisa transfer tanpa potongan biaya kapanpun menggunakan e-banking. Dan yang paling menjadi favorit adalah fasilitas 'click pay Mandiri', sehingga ketika saya belanja di tokopedia.com, tinggal login e-banking Mandiri, masukan token, maka secara otomatis biaya terkirim tanpa verifikasi manual / otomatis (tinggal menerima kiriman paket).